Re-launching SAQINA.COM

Re-launching SAQINA.COM
Bisnis online sering dibayangkan mudah. Namun kami ingin mengelolanya sebaik toko-toko offline kami.

Saturday, May 5, 2007

Founder TDA Yang Terhormat,

Sedih juga membaca email Bapak soal Member TDA yang Sedang Prihatin. Tapi itulah kenyataan menjadi TDA, kadang bisa diatas dan dibawah, roda berputar. Itu sebuah fenomena yang diluar kontrol kita.

Saya yakin saat ini Founder telah “MELEDAK” (alias kuwalahan) karena sebagian besar Member TDA akan sering bertanya, konsultasi, berbagi info sukses, tapi juga keluhan “kegagalan”. Mungkin Pak Roni suatu saat akan bosan dan capek melayani hal itu. Tapi itu sebuah konsekuensi menjadi Lokomotif.

Dari 900 member, 5%-nya adalah 45 member yang sedang mengalami “kegagalan” menjadi TDA yang berhasil.

Menjadi TDA yang sesungguhnya memang tidak bisa serta merta lahir dari “provokasi” milis dan blog. Menjadi TDA perlu proses pembelajaran yang riil, sekolah, konsultasi, coaching intensif, kursus, interaksi, silaturahmi komunitas, pembinaan, menjadi binaan dan adanya Jaring Pengaman Sosial TDA.

Berikut usul saya : Saatnya membangun TDA RESOURCE CENTER (TDA RC), yang terdiri dari :

TDA Institute : mohon bisa didirikan untuk memberi bekal pengetahuan formal Business in General (manajemen, marketing, keuangan, bank, pajak, dll). Ini harus dalam bentuk Short Course terstruktur, dalam kelas, dengan dosen tamu yang kompeten. Siapa tahu "kegagalan" temen-2 karena melupakan hal ini. Tapi jangan seperti EU-nya Purdi Chandra, yang isinya hanya “provokasi” saja untuk keluar dari perusahaan, tapi tidak ada proses lanjutannya dalam bentuk komunitas yang “guyub”.

TDA Business Consulting & Coaching : sebagai sandaran konsultasi, media pembinaan bagi para TDA yang memulai bisnis, pasca lulus dari TDA Institute. Pembinaannya bisa one to one, one to many, tandem, dll.

TDA Financing : sebagai alternatif pendanaan dari komunitas, dimana sumber pendanaan bisa dari pihak ketiga. Ini yang agak susah. Sumber dana bisa dari Pengelolaan Zakat Produktif. Sumber dana bisa dari ZAKAT 20% Gross Profit anjuran Pak Faiz.

JPS TDA : ini bisa jadi penyangga sosial bagi “kegagalan” member TDA memulai usaha. Sumber dana bisa dari ZAKAT 20% Gross Profit anjuran Pak Faiz.

Dll, mohon teman-2 bisa menambahkan.

Sebagai Member, saya salut kepada para Founder TDA, Bapak/Ibu semua begitu mulia menjadi Lokomotif TDA. Tapi jika TDA semakin besar, saatnya membangun Sistem TDA, agar tidak lagi tergantung pada person-2 founder TDA, tapi kepada sistem. Tapi jika sudah menjadi sistem, semoga tidak mem-birokrat, tetap fleksibel, open.

Ketika saya belanja selimut ke rumah Pak Hadi, saya sempat menunggu 15 menit Pak Hadi terima telepon temen TDA untuk konsultasi. Pak Hadi juga cerita, temen-2 TDA sering konsultasi banyak hal tentang bisnis. Saya membayangkan Pak Hadi akan kedatangan 1000 tamu sebulan setiap malam. Maka "meledaklah" Pak Hadi.

Terima kasih

He…he…he..serius amat yaa …

Salam
rosihan
www.neslink.com/ritel
Ridla Jaya & Saqina Distro Muslim

1 comment:

Achmad Yani Hasim said...

terimakasih atas pencerahannya pak..ceritanya jadi cermin buat saya, dream bedul persis dengan dreams saya, tdb yang ingin punya kios busana muslim.